Mikroorganisme ada dimana-mana. Mereka dapat ditemukan di tanah, udara, air, makanan, limbah, bahkan di permukaan tubuh. Singkatnya, setiap area dari lingkungan kita penuh dengan mikroba. Pertumbuhan mikroorganisme di alam dapat diketahui dengan pengambilan…
mikroorganisme tersebut di alam yang kemudian ditumbuhkan di dalam suatu medium buatan yang disebut dengan isolasi. Ilmu mikrobiologi memisahkan populasi yang beraneka ragam tersebut menjadi spesies induvidu yang dapat dipelajari.
Metode Isolasi :
1. isolasi tunggal merupakan metode isolasi dengan cara meneteskan bahan yang mengandung mikroorganisme pada suatu kaca penutup dengan menggunakan mikropipet, yang kemudian diteliti dibawah obyektif mikroskop.
2. isolasi gores merupakan metode isolasi dengan cara menggeser atau menggoreskan ujung jarum ose yang telah mengandung mikroorganisme dengan hati-hati di atas permukaan agar secara zig zag yang dimulai dari dasar tabung menuju ke bagian atas tabung.
3. isolasi tebar merupakan metode isolasi dengan cara menebarkan bahan yang mengandung mikroorganisme pada permukaan atas tabung.
4. isolasi tuang merupakan metode isolasi dengan cara mengambil sedikit sampel campuran bakteri yang telah diencerkan dan sampel tersebut kemudian disebarkan didalam suatu medium dari kaldu dan gelatin encer.
Mikroorganisme-mikroorganisme tanah merupakan campuran populasi dari (a) protozoa seperti amoeba, flagellata, ciliata, (b) bakteri (Clostridium, Rhizobium) dan sebagainya, (c) alga (ganggang) seperti alga biru, alga hijau, diatom, dan (d) jamur, terutama jamur bertingkat rendah seperti jamur lendir, berbagai ragi dan berbagai Phycomycetes dan Ascomycetes(Dwijoseputro, 2003).
Pada umumnya mikroorganisme-mikroorganisme tersebut lebih banyak terdapat di atau dekat permukaan tanah. Makin masuk ke dalam tanah, makin berkuranglah penghuninya (Dwijoseputro, 2003).
Salah satu contoh dari mikroorganisme yang hidup di tanah adalahPseudomonas. Mikroorganisme ini berupa sel berupa batang. Bergerak dengan flagel yang terdapat pada ujung. Habitatnya berada di tanah atau air tawar dan air laut. Genus Pseudomonas terdiri dari 149 spesies dan 11 spesies tambahan, berpigmen hijau muda atau hijau tua. Pigmen meresap ke dalam medium. Beberapa jenis mikroba ini penyebab penyakit pada hewan atau manusia bahkan tumbuhan (Latupapua dan Nurhidayat, 2003).
Salah satu contoh mikroorganisme air adalah Salmonella thyposa. Bakteri ini adalah basil yang tidak begitu panjang, Gram negatif, bergerak, flagel peritrik, tidak membentuk spora, cepat mati di dalam terik matahari, tidak dapat bertahan lama di dalam perairan bebas. Bakteri ini adalah penyebab penyakit tipus perut. Di samping itu dikenal S. parathypi (A, B, C) yang masing-masing menyebabkan penyakit serupa tipus tersebut yaitu paratipus (A, B, C) (Dwijoseputro, 2003)
Organisme dari udara tidak saja bertindak sebagai penyebab penyakit tetapi mungkin juga menyebabkan pembusukan makanan dan mengkontaminasi proses industri dalam rumah farmasi, pabrik gula, dan pabrik pemrosesan makanan (Volk dan Wheeler, 1990).
Beberapa di antara infeksi bakteri biasa yang disebarkan oleh udara adalah infeksi Streptococcus tonsil dan tenggorokan, difteria, batuk rejan danmeningitis epidemik. Salah satu contohnya adalah Streptococcus agalactiae dan Streptococcus pyogenes yang kedapatan pada tetek lembu yang menderita mastitis paling sering menjadi penyebab penyakit tenggorokan pada manusia, dan ternyata spesies itu masuk ke manusia dengan perantaraan air susu (Dwijoseputro, 2003).




Tidak ada komentar:
Posting Komentar